[ult_tab_element tab_style=”Style_2″ tab_title_color=”#ffffff” tab_background_color=”#000000″ tab_hover_title_color=”#ffffff” tab_hover_background_color=”#c81a1d” acttab_title=”#ffffff” acttab_background=”#c81a1d” tab_describe_color=”#000000″ enable_bg_color=”#ffffff”][single_tab title=”Produk Dan Spesifikasi” tab_id=”1564724676708-10″]

Produk Dan Spesifikasi

Foreign Exchange (Valuta Asing) adalah mata uang negara lain yang secara umum diperdagangkan di seluruh dunia. Transaksi ini dilakukan oleh banyak pihak; negara, institusi dan individu, baik untuk tujuan cadangan devisa, perdagangan internasional, hedging atau juga untuk mengambil keuntungan dari perbedaan harga.

OTM FX menyediakan fasilitas perdagangan mata uang asing melalui sistem perdagangan alternatif (SPA) di Bursa, yang memungkinkan semua pihak dapat terlibat dan melakukan transaksi dengan modal yang jauh lebih kecil dan tingkat likuiditas yang sangat tinggi.

Anda dapat memperdagangkan mata uang utama dunia (major currency) dan kurs silang (cross rate) secara online mengikuti pasar-pasar uang utama dunia  (Tokyo, London dan New York), selama hampir 24 jam pada hari kerja.

Keunggulan

  • Pelaku pasar dan volume transaksi terbesar di seluruh dunia.
  • Likuiditas sangat tinggi, transaksi jual-beli terlaksana dalam hitungan detik.
  • Pasar buka selama hampir 24 jam setiap hari kerja kecuali hari Sabtu dan Minggu.
  • Menjual mata uang dapat dilakukan lebih dulu tanpa harus membeli sebelumnya (short sell).
  • Penyimpanan posisi jual-beli tidak dibatasi waktu.
  • Modal transaksi hanya 1% dari nilai kontrak.
  • Online trading dengan platform Smart Trader.

Ilustrasi Perhitungan

Nilai Satu Kontrak: 10,000 mata uang,-/ Lot

Perhitungan Laba/Rugi:

Anda memperkirakan Euro akan mengalami kenaikan terhadap USD dan pada pagi hari Anda membeli EUR/USD di harga 1.40000 sebanyak 2 lot. Sore harinya,  Euro menguat dan Anda melikuidasi posisi di harga 1.41000.
= (Harga jual – Harga beli) x Nilai kontrak x Jumlah lot
= (1.41000 – 1.40000) x 10,000 x 2 lot = $200*
* Perhitungan ini adalah ilustrasi dan belum termasuk komisi dan bunga, dapat terjadi sebaliknya jika nasabah mengambil posisi yang tidak searah dengan pergerakan harga.

[/single_tab][single_tab title=”Emas” tab_id=”1564724676844-9″]

Emas

Sekilas tentang Emas

Emas adalah salah satu mineral yang berharga di dunia. Emas memiliki sejarah yang panjang dan menarik dalam berbagai industri. Dalam masing-masing aplikasi yang digunakan, emas memberikan kinerja yang luar biasa karena sifat yang unik. Emas memiliki titik lebur yang tinggi dan mudah untuk di daur ulang.

Emas berwarna kuning and kegunaan utamanya adalah untuk membuat permata dan perhiasan. Emas juga digunakan oleh banyak Negara untuk menjamin nilai mata uang sehingga ekonomi negaranya tidak terpengaruh oleh fluktuasi nilai mata uang. Orang yang menggunakan perhiasan dan aksesoris yang terbuat dari emas melambangkan prestise dan menempatkan kelas sosial yang lebih tinggi. Hal tersebut menunjukkan nilai tinggi yang melekat pada emas.

Indonesia merupakan Negara yang memiliki cadangan emas terbesar di dunia. Secara tradisional, emas menjadi hasil sampingan dari pertambangan tembaga. Hampir sebagian dari total produksi emas Indonesia terdapat di tambang Grasberg. Emas menjadi salah satu komponen penting perekonomian Indonesia.

Faktor Penggerak di Pasar Emas

Harga untuk pasar fisik emas di pasar internasional mengacu pada harga di Loco London.

Inflasi di pasar merupakan pendorong utama industri emas di Indonesia. Ketika mata uang Rupiah kehilangan nilainya, hal tersebut tidak akan berdampak pada Emas. Faktor tersebut membuat emas dicari oleh pelaku pasar yang ingin mengamankan uang mereka saat terjadi inflasi. Pendapatan yang meningkat dan daya beli konsumen emas juga mendorong industri emas Indonesia.

Permintaan akan emas meningkat saat daya beli konsumen menguat. Tentunya, penambangan produk emas juga akan meningkat.

Teknik lindung nilai dan strategi termasuk instrumen keuangan manajemen resiko pasar, seperti emas berjangka, dapat memperbaiki dan meningkatkan efisiensi serta daya saing.

  • GOLDUD
  • GOLDGR
  • GOLDID

GOLDUD

Jam Perdagangan: 06:00 – 04:30 (03:30 DST) WIB
GOLDUD merupakan kontrak gulir harian emas USD sebanyak 10 ons troy per lot. GOLDUD menggunakan denominasi USD dan mengacu pada harga pasar Loco London dengan tingkat kemurnian 99.99%.

SIMBOL GOLDUD
Bulan (Masa) Kontrak
Satuan Kontrak 10 troy ounce (1 lot)
Hari dan Jam Perdagangan Senin – Jumat
06.00 – 04.30 WIB (06.00 – 03.30 WIB selama Daylight Saving Time)
Hari Perdagangan Terakhir
Mutu Loco London Gold
Kuotasi Harga US Dollar (USD)
Perubahan Harga Minimum USD 0,1 per troy ounce (USD 1 per satuan kontrak)
Batas Perubahan Harga
Harga Penyelesaian
  1. Harga Penyelesaian Harian akan ditetapkan dengan merujuk pada harga dari sumber acuan pada saat jam penutupan perdagangan GOLDUD.
  2. Sumber acuan berasal dari harga Loco London pada saat jam penutupan perdagangan GOLDUD.
Financing Rate
Margin 2% (Besaran Margin dapat berubah sewaktu-waktu melalui SEB)
Batas Posisi 5.000 lot
Posisi Wajib Lapor 2.500 lot
Metode Penyelesaian Penyelesaian secara tunai
Satuan Penyerahan
Tempat Penyerahan
Waktu Pemberitahuan Penyerahan
Tukar Fisik Berjangka (Exchange For Physical)
[/single_tab][single_tab title=”Timah” tab_id=”1564725395765-2-7″]

TIMAH

Sekilas Tentang Timah

Nama latin untuk Timah adalah Stannum, diambil dari simbol kimianya yaitu Sn. Timah merupakan logam dasar yang masuk dalam kategori non-ferrous metal (logam bukan besi). Dikarenakan kadar racunnya yang rendah serta mudah didaur ulang, membuat Timah menjadi logam yang ramah terhadap lingkungan.

Timah merupakan bahan baku utama yang digunakan di berbagai sektor manufaktur, termasuk diantaranya barang konsumen, pengemasan, konstruksi, serta berbagai alat transportasi.

Indonesia merupakan produsen timah terbesar kedua di dunia setelah China dan sekaligus merupakan eksportir terbesar timah. Provinsi Bangka Belitung, lepas pantai Sumatra menyumbang 90 persen dari total ekspor timah Indonesia.

Posisi penting Indonesia dalam perdagangan timah dunia membuat para pembuat kebijakan menerapkan berbagai peraturan untuk ekspor timah yang bertujuan untuk mengangkat harga timah dan memerangi penambangan illegal. Peraturan terbaru timah Indonesia mengacu pada Permendag No 33 tahun 2015 yang mewajibkan seluruh transaksi timah murni batangan untuk tujuan ekspor dan dalam negeri harus diperdagangkan terlebih dahulu melalui ICDX.

Faktor Penggerak di Pasar Timah

Pergerakan harga timah di pasar internasional (ICDX, LME, KLTM & SHFE);

Faktor-faktor ekonomi di Negara produsen dan konsumen utama : pertumbuhan industri, krisis keuangan global, resesi, inflasi, dan sebagainya;

Peristiwa khusus komoditi: Pembangunan fasilitas atau proses produksi baru, penutupan tambang atau pabrik yang tidak diharapkan (bencana alam, gangguan pasokan, kecelakaan, mogok kerja, dan sebagainya), dan restrukturisasi industri;

Kebijakan Perdagangan Pemerintah (penerapan atau penghentikan pajak, denda dan kuota);
Peristiwa geopolitik.

TIMAH

Jam Perdagangan:

TINPB300, 02.30 – 02.37 PM (Waktu Jakarta)
TINPB200, 02.40 – 02.47 PM (Waktu Jakarta)
TINPB100, 02.50 – 02.57 PM (Waktu Jakarta)
TINPB050, 03.00 – 03.07 PM (Waktu Jakarta)
TIN4NINE, 03.10 – 03.17 PM (Waktu Jakarta)

TIN adalah simbol spesifikasi kontrak fisik timah dari 5 metrik ton per lot dalam USD. Kualitas timah yang bisa dikirim melalui kontrak ini harus memiliki tingkat kemurnian minimum 99,90% dan kandungan timbal maksimum (Pb) 300ppm dan besi (Fe) sebesar 50ppm.

SYMBOL TINPB300; TINPB200; TINPB100; TINPB050; TIN4NINE
Price Quotation 1. DeterminedinUSDollarpermetricton.
2. BasedonFreeOnBoard(FOB)exportattheLoadingPort.
3. VATexclusive.
Contract Size (Lot) 5 Metric Ton
Minimum Price Fluctuation (Tick Size) 5 USD per Metric Ton (25 USD per lot)
Trading Day Monday – Friday
Trading Hours TINPB300, 14.30 – 14.37 Jakarta Time;
TINPB200, 14.40 – 14.47 Jakarta Time;
TINPB100, 14.50 – 14.57 Jakarta Time;
TINPB050, 15.00 – 15.07 Jakarta Time;
TIN4NINE, 15.10 – 15.17 Jakarta Time;
Trading Mechanism
  1. Open Auction
  2. Bonafide Transaction
  3. Bulletin Transaction
Daily Settlement Price Auction price at the closing of each Trading Hours
COLLATERAL OBLIGATION
Buyer 30%
Seller Certificate Of Tin Deposit (CTD)
PHYSICAL DELIVERY
Loading Port
  1. Port of Muntok, Muntok, Province of Bangka Belitung Islands;
  2. Port of Pangkal Balam, Pangkal Pinang, Province of Bangka BelitungIslands;
  3. Port of Kundur, Kundur, Province of Riau Islands;
  4. Port of Parit Rampak, Tanjung Balai, Karimun Regency, Province ofRiau Islands;
  5. Port of Topang, Topang Island, Meranti Islands Regency, Province ofRiau Islands;
  6. Port of Dabo Singkep, Province of Riau Islands.
Minimum Delivery Unit 1 lot (5 Metric Ton) or its multiple
Quality TINPB300

• Sn (Tin) min. 99.9%;
• Fe (Iron) max. 50 ppm;
• Pb (Lead) max. 300 ppm;

• Al (Aluminum) max. 10 ppm; • As (Arsenic) max. 300 ppm; • Bi (Bismuth) max. 150 ppm;

• Cd (Cadmium) max. 10 ppm; • Cu (Copper) max. 150 ppm;
• Sb (Antimony) max. 150 ppm; • Zn (Zinc) max. 10 ppm.

TINPB200

• Sn (Tin) min. 99.9%;
• Fe (Iron) max. 50 ppm;
• Pb (Lead) max. 200 ppm;

• Al (Aluminum) max. 10 ppm; • As (Arsenic) max. 170 ppm; • Bi (Bismuth) max. 40 ppm;

• Cd (Cadmium) max. 10 ppm; • Cu (Copper) max. 90 ppm;
• Sb (Antimony) max. 100 ppm; • Zn (Zinc) max. 10 ppm.

TINPB100

• Sn (Tin) min. 99.9%;
• Fe (Iron) max. 50 ppm;
• Pb (Lead) max. 100 ppm;

• Al (Aluminum) max. 10 ppm; • As (Arsenic) max. 150 ppm; • Bi (Bismuth) max. 40 ppm;

• Cd (Cadmium) max. 10 ppm; • Cu (Copper) max. 90 ppm;
• Sb (Antimony) max. 100 ppm; • Zn (Zinc) max. 10 ppm.

TIN4NINE

• Sn (Tin) min. 99.9%;
• Fe (Iron) max. 10 ppm;
• Pb (Lead) max. 24 ppm;
• Al (Aluminum) max. 2 ppm; • As (Arsenic) max. 10 ppm;
• Bi (Bismuth) max. 7 ppm;
• Cd (Cadmium) max. 3 ppm; • Cu (Copper) max. 10 ppm;
• Sb (Antimony) max. 10 ppm; • Zn (Zinc) max. 3 ppm.

TINPB50

• Sn (Tin) min. 99.9%;
• Fe (Iron) max. 50 ppm; • Pb (Lead) max. 50 ppm;

• Al (Aluminum) max. 10 ppm; • As (Arsenic) max. 150 ppm; • Bi (Bismuth) max. 40 ppm;

• Cd (Cadmium) max. 10 ppm; • Cu (Copper) max. 90 ppm;
• Sb (Antimony) max. 100 ppm; • Zn (Zinc) max. 10 ppm.

Size Dimension

  1. Upper Length (A) : 410 – 540 mm
  2. Lower Length (B) : 270 – 390 mm
  3. Upper Width (C) : 100 – 160 mm
  4. Lower Width (D) : 88 – 125 mm
  5. Height (E) : 64 – 125 mm
Unit Weight
  1. Unit Weight of 25 (twenty five) kgs.
  2. Unit Weight shall not differ by more than 2 (two) kgs per Tin Ingot.
Packaging
  1. Tin Ingot must be packed in 1,000 (one thousand) kgs per package unit and shall not differ by more than 20 (twenty) kgs per package unit.
  2. Each package unit shall consist of a maximum of 40 (forty) Tin Ingot.
[/single_tab][/ult_tab_element]

Tertarik untuk mendapatkan akun live? Ajukan permohonan sekarang.